1. Tahan Banting

iphnok
Ini yang smartphone gak punya, memang ada sih beberapa smartphone yang cukup tahan banting, tapi itu pun harus menggunakan protect case dan lain-lain. Tapi yang pasti di Hape Jadul kita akan menemukan fitur yang namanya “Tahan Banting”. Kita tidak perlu khawatir ketika HP terjatuh ke lantai, atau ke banting. Bahkan pernah ada demonstran di Indonesia yang menggunakan HP Nokia 3310 sebagai pengganti batu untuk alat melempar.

handphonejadul_6

2. Awet & Tahan Lama

Mungkin ada sebagian dari kita yang baru membeli smartphone baru sebulan-dua bulan sudah rusak, entah itu karena terjatuh, terbanting, atau cacat produksi. Tapi itu semua tidak berlaku untuk Hape Jadul, terjatuh ke dalam air saja tinggal dimasukkan ke dalam beras, hari berikutnya sudah bisa dipakai kembali.

maxresdefault

Bahkan hingga saat ini masih banyak yang menggunakan Hape Jadul yang diproduksi pada tahun 90-an. Biasanya si pengguna menjadikan Hape Jadul tersebut sebagai “additional” pendamping Smartphone miliknya.

3. Irit & Hemat Biaya

Tidak perlu keluar biaya untuk tambahan aksesoris. Karena kita tahu untuk harga satu case/sarung ponsel smartphone saja harganya cukup merogoh kocek. Tidak perlu membeli screen protector karena takut kotor dan takut tergores.

141-SMS-Banking-Lebih-Hemat-Pulsa

Dan untuk urusan pulsa kita tinggal membayar untuk paket sms dan telpon saja, atau bahkan kita tidak perlu membayar paket tersebut karena untuk beberapa provider berlaku tarif hemat, seperti ”Gratis SMS sepuasnya setelah kirim 5 SMS”, “Gratis Telepon ke sesama operator setelah menelpon lebih dari 5 menit”, dll.
4. Gonta-ganti casing

Gonta-ganti casing seolah menjadi tradisi pada waktu itu, Ada dua alasan kenapa seseorang mengganti casing. Pertama disebabkan ada keypad yang sudah terlepas atau rusak. Jika tidak segera diganti, ini akan menyulitkan pengguna saat mengetik.

Try-Out-All-Different-Cases
Alasan kedua yaitu pengguna menginginkan handphone miliknya terlihat lebih keren. Casing yang berwarna-warni membuat handphone terlihat selalu baru. Biasanya setelah kamu mengganti casing, orang-orang di sekitarmu akan bertanya: “Beli hape baru ya?”
Bukan hal yang aneh jika ada yang menyimpan beberapa casing untuk pemakaian selama satu minggu. Satu hari satu casing dan handphone akan selalu terlihat baru setiap hari.
Uniknya, jarang ada yang membeli casing baru gara-gara layar tergores. Tidak masalah layar tergores sebanyak apapun. Selama keypad masih enak dipakai, orang-orang tidak akan membeli casing baru.

5. Bentuknya engga gitu-gitu aja

handphonejadul_8
Kamu tahu kan bentuk Smartphone sekarang itu gimana? Ya paling gitu-gitu aja, bentuk layar kotak panjang dan lebar dengan sedikit variasi pada ujungnya.

Berbeda dengan Hape Jadul, bentuknya banyak, buaaanyak dan sangat beragam terutama vendor Nokia.

6. Sensasi mengetik tanpa melihat layar

cyclist-texting-while-riding

Yap! Ini yang terakhir yang sering kita rindukan. Kita tidak perlu repot-repot melihat layar untuk sekedar mengetik pesan. Sensasi bunyi mengetik keypadnya pun cukup membuat kita bernostalgia. Selain itu, kita tidak perlu fokus ke Hape pada saat ngobrol bersama dengan teman-teman, atau mungkin yang lebih ekstrim lagi banyak pengendara motor yang masih “texting” di Hape Jadulnya.

SHARE
Previous articleApa yang membuat kualitas kamera iPhone sangat baik?
Next article(Masih) Menunggu Blackberry Android Pertama Masuk ke Indonesia
Berdiri pada tahun 1994, Butik Dukomsel memulai geliat usahanya dengan menjual ponsel berjaringan AMPS. Setelah itu melebarkan ekspansinya dengan menyediakan pilihan ponsel GSM setelah sistem selular digital diperkenalkan pada tahun 1995. Kini, setelah 20 tahun berdiri, Butik Dukomsel semakin meruncingkan kukunya dengan menjajakan produk lain seperti notebook, kamera, smartphone, sampai produk jam tangan legendaris asal Jepang, Casio.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY