Tak sedikit orang yang kebingungan memilih untuk membeli Smartphone Android atau iPhone. Karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun ternyata iPhone punya pasar tersendiri, brand yang hanya di produksi oleh Apple dan akan selalu milik Apple. Berbeda dengan Android yang diproduksi oleh banyak vendor.

54293e22a81bb7073d8b4567-Screen-Shot-2014-09-29-at-5_48_14-PM

Sunday Night, salah satu program harian berita CBSNEWS baru-baru ini melakukan wawancara video dengan beberapa tim engineer Apple. Dari video tersebut terungkap bahwa kamera mungil yang dibenamkan di dalam iPhone terdiri dari 200 bagian terpisah. Yang lebih mengerikan lagi, Apple mengklaim telah mendedikasikan sekitar 800 engineer khusus untuk mengembangkan modul kamera tersebut.

Dengan dedikasi tim seperti itu, tidak mengherankan apabila kualitas kamera iPhone bagus dan selalu berhasil menarik minat orang-orang untuk membeli.

Sensor lebih besar

Memiliki resolusi tinggi memang memiliki keuntungannya tersendiri untuk perangkat yang mengadopsinya. Kita bisa melihat contoh pada Nokia Lumia 1020 dengan kamera 41 megapiksel-nya yang diklaim mampu menangkap foto begitu detail sehingga bisa melakukan digital zoom tanpa menurunkan kualitas gambar secara keseluruhan.

1825467sensor-1-780x390

Tapi justru pihak Apple mempunyai pandangan tersendiri untuk itu, Apple ternyata malah memutuskan untuk mengambil langkah untuk mempertahankan resolusi 8 megapiksel, tapi disisi lain juga Apple ternyata membayar lunas dengan meningkatkan ukuran sensor menjadi 15 persen lebih besar jika dibanding kamera di iPhone generasi sebelumnya.

1054041macro780x390

Kalau ada hal seperti ini, lantas timbul pertanyaan sebenarnya apa pentingnya ukuran piksel yang lebih besar? Dalam hal ini kita bayangkan saja piksel itu merupakan sebuah ember dan cahaya merupakan hujan yang turun dari langit. Tentu saja semakin lebar ember yang anda punya, maka semakin banyak pula air yang bisa ditampung dalam periode waktu yang kurang lebih sama. Hal ini berarti informasi cahaya yang bisa ditangkap akan lebih banyak dan lebih terperinci.

Hal inilah yang berujung pada kualitas gambar yang lebih bagus dari segi ukuran. Tone warna yang ditangkap juga akan lebih beragam dengan transisi yang lebih halus dari satu perpindahan ke perpindahan yang lainnya dengan tingkat noise atau grain yang muncul di foto pun bisa direduksi dengan mudah.

 

 

 

 

 

 

Sumber:

techinasia.com

bedahtekno.com

SHARE
Previous articleCara Download Video Dari Youtube Dengan ss
Next article6 Keistimewaan Hape Jadul
Berdiri pada tahun 1994, Butik Dukomsel memulai geliat usahanya dengan menjual ponsel berjaringan AMPS. Setelah itu melebarkan ekspansinya dengan menyediakan pilihan ponsel GSM setelah sistem selular digital diperkenalkan pada tahun 1995. Kini, setelah 20 tahun berdiri, Butik Dukomsel semakin meruncingkan kukunya dengan menjajakan produk lain seperti notebook, kamera, smartphone, sampai produk jam tangan legendaris asal Jepang, Casio.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY