Sanghyang heuleut berlokasi di Cipatat Kabupaten Bandung Barat, merupakan bagian keindahan alam dari aliran sungai citarum purba, yang memiliki tempat menarik lainnya seperti gua sanghyang kenit, gua sanghyang poek dan gua sanghyang tikoro.

Sanghyang Heuleut adalah danau kecil yg berpadu indah dgn bebatuan diantara rimbunnya pepohonan.

Sehingga jika ingin mengunjungi lokasi sanghyang heuleut ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya:

  • bawa perbekalan air minum yang banyak
  • gunakan sandal gunung atau sepatu sport
  • Bawa perbekalan makanan/cemilan secukupnya, perhatikan jangan sampai membebani anda ketika di perjalanan
  • persiapkan kondisi fisik agar prima
  • persiapkan mental karena track yang dilalui cukup sulit
  • Bawa baju ganti

sanghyang-heuleut

TRANSPORTASI

Menuju lokasi sanghyang heuleut tidak dapat ditempuh dengan kendaraan sepenuhnya, karena setelah memarkir kendaraan di sekitar PLTA Saguling kita harus menelusuri jalan setapak dengan medan yang cukup berat.

Dari lokasi parkir kendaraan teruskan perjalanan sampai menemukan papan/kertas petunjuk arah “Ke Tempat Wisata”. Perjalanan akan melewati sanghyang poek yaitu sebuah gua yang terdapat aliran air dan banyak bebatuan.

Di sanghyang poek kita dapat beristirahat sebentar, mau selfie dulu? silahkan.

Perjalanan belum usai, selanjutnya pengunjung dapat meneruskan berjalan melalui jalan setapak yang melewati sungai berbatu sampai di lokasi sanghyang heuleut.

Lama perjalanan jalan kaki dari PLTA Saguling ke lokasi sanghyang heuleut bisa mencapai 1,5 sampai 2 jam, oleh sebab itu bersiaplah untuk bermandi keringat.

Rute perjalanan dari Kota Bandung menuju sanghyang heuleut:
– Kota Bandung, Cimahi, Padalarang, teruskan perjalanan ke arah cianjur sampai di PLTA Saguling

Rute perjalanan dari Jakarta menuju sanghyang heuleut:
– Melalui tol cipularang, keluar di tol padalarang, raja mandala, teruskan perjalanan ke arah cianjur sampai di PLTA Saguling

Mengingat lokasinya yang tersembunyi dengan medan perjalanan yang berat, disarankan tidak membawa anak kecil.

 

*Tripwebid

SHARE
Previous articleKamera DSLR Terbaik Untuk Anda Para Pemula
Next articlePerbandingan Printer Canon & Epson, Mana Yang Lebih Baik?
Berdiri pada tahun 1994, Butik Dukomsel memulai geliat usahanya dengan menjual ponsel berjaringan AMPS. Setelah itu melebarkan ekspansinya dengan menyediakan pilihan ponsel GSM setelah sistem selular digital diperkenalkan pada tahun 1995. Kini, setelah 20 tahun berdiri, Butik Dukomsel semakin meruncingkan kukunya dengan menjajakan produk lain seperti notebook, kamera, smartphone, sampai produk jam tangan legendaris asal Jepang, Casio.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY