Sudah bukan rahasia lagi saat ini kamera menjadi sebuah kebutuhan, bahkan ketika membeli ponsel pun kamera tidak luput dari pertimbangan untuk membelinya. Maka dari itu memiliki sebuah kamera dengan kualitas bagus menjadi sebuah idaman bagi setiap orang saat ini. Salah satu jenis kamera yang di idam-idamkan banyak orang saat ini adalah jenis DSLR.

Apa itu DSLR? Kebanyakan orang hanya tau namanya saja tanpa tahu arti singkatan dari DSLR. DSLR sendiri berasal dari singkatan Digital Lens Single Reflex. Kamera jenis ini tentu saja berbeda dari kamera pocket yang sering kita jumpai, mulai dari bentuk yang lebih sedikit besar, perangkat yang dimilikinya, hingga fitur-fitur yang dibawanya, dan tentu saja cara penggunaanya pun sedikit lebih rumit. Maka dari itu memilih kamera DSLR yang baik dan tepat, terutama bagi pemula, sangat perlu diperhatikan baik-baik. Kali ini kami akan membahas beberapa tips yang perlu anda perhatikan memilih kamera DSLR yang baik.

Bagi anda yang masih pemula, anda dapat memilih kamera DSLR untuk pemula. Sesuai dengan fungsinya, kamera DSLR memiliki harga yang cukup terjangkau untuk kalangan pemula. Meski ditujukan untuk pemula, namun kualitas serta kelebihan yang dimilikinya tidak kalah dengan kamera DSLR berharga mahal.

Dalam hal ini teknik fotografi dan dan kualitas lensa lebih menentukan kualitas gambar. Terdapat istilah-istilah yang mungkin belum anda tahu fungsinya, padahal hal-hal tersebut dapat menjadi pertimbangan saat akan memilih kamera DSLR yang akan anda beli. Dan inilah beberapa istilah-istilah serta tips yang perlu anda pertimbangkan.

1. Sesuaikan Dengan Budget yang Ada

Sebagai pemula kami sarankan anda memilih kamera DSLR yang tidak berharga mahal serta dilengkapi dengan fitur yang mudah, karena dengan perkembangan yang begitu cepat, mungkin anda harus mengganti kamera sesuai kebutuhan beberapa tahun kedepan. Anda dapat mempelajari bagaimana teknik memotret yang bagus dan mengenali berbagai fitur yang ada terlebih dahulu, dan jika anda sudah merasa handal barulah anda dapat membeli kamera DSLR yang lebih mahal.

2. Resolusi Kamera

Resolusi adalah tingkat kerapatan titik-titik untuk membentuk foto. Semakin besar resolusi maka semakin jelas dan rinci gambar yang dihasilkan. Maka dari itu kami sarankan memilih kamera yang beresolusi besar, sehingga hasil gambar tidak akan pecah. Namun perlu diperhatikan juga, semakin besar resolusi maka jika dibuka pada komputer semakin besar juga ukuran gambar yang dibuka. Artinya perlu komputer dengan RAM dan processor yang cukup kuat juga jika ingin mengedit gambar sebesar itu.

3. Kategori Sensor

Umumnya sensor terbagi dari tiga kategori ukuran, yaitu fullframe, APS-C, dan Four Thirds. Untuk sensor fullframe, apa yang kamu lihat di view finder, maka seperti itulah hasil foto yang anda dapatkan , karena sensor jenis ini menggunakan ukuran sama dengan ukuran film analog. Untuk istilah kedua, sensor APS-C, biasanya terdapat pada kamera DSLR yang berharga murah dan lebih ringan. Jenis sensor ini memiliki ukuran yang lebih kecil sehingga terdapat bagian yang terpotong pada hasil foto anda. Dan jenis sensor yang terakhir adalah Four-Third yang memiliki jenis sensor paling kecil dibanding dengan jenis lain sehingga bodi yang dimilikinya pun akan lebih kecil dan ringan.

4. ISO

ISO merupakan sensitivitas terhadap cahaya. ISO akan sangat dibutuhkan untuk memotret pada kondisi dengan cahaya yang rendah. Maka dari itu fitur ini sangat penting untuk diperhatikan. Semakin besar ISO maka semakin besar juga sensitivitas terhadap cahaya yang akan didapatkan. Namun anda perlu membandingkan kualitas gambar yang dihasilkan dari dua kamera dengan merk berbeda namun memiliki tingkat ISO yang sama, karena bisa saja kualitas gambar yang dihasilkan akan berbeda.

5. Shutter Speed

Bagi anda yang memiliki hobi menonton kegitan olahraga, fungsi ini sangat berguna. Dengan fitur ini anda dapat mengambil gambar dengan baik meski subjek gambar anda sedang bergerak aktif.

6. Image Stabilization

Sebagai pemula, mungkin anda akan terasa kaku karena belum terbiasa memegang kamera, dan hal tersebut akan berdampak pada hasil gambar. Sehingga perhatikan juga fitur ini yang akan membantu anda untuk mengurangi efek goyang.

7. Auto Fokus

Carilah kamera DSLR yang memiliki kemampuan autofokus cepat dan memiliki titik AF yang banyak, sehingga anda dapat menangkap momen dengan cahaya minim.

8. Jangan Terpaku Pada Merek

Bagi anda pemula, jangan buat merk menjadi pertimbangan utama. Pada dasarnya fitur serta kualitas yang dimiliki kamera DSLR untuk tingkatan pemula serupa, sehingga anda jangan terpaku pada satu merek tertentu dan membuat anda mengabaikan fitur-fitur unggul yang dimiliki oleh kamera DSLR lain.

9. Jangan Berpindah Pada Merek Lain

Jika anda sudah menentukan satu merk kamera dan merasa nyaman dengan kamera DSLR tersebut, maka kami sarankan agar tetap setia pada merek tersebut. Karena kamera DSLR dapat menjadi sebuah investasi. Kemungkinan besar jika anda sudah ahli anda akan membeli berbagai jenis kamera, dan perlu anda ingat lensa Canon tidak dapat dipakai pada kamera Nikon, lensa Nikon tidak dapat dipakai pada kamera Sony. Itu artinya, anda perlu bertahan pada satu merek sehingga jika suatu saat anda ingin mengganti kamera, anda masih dapat menggunakan lensa yang sebelumnya anda beli.

10. Service Center

Tips terakhir yang perlu diperhatikan adalah service center yang mudah dijangkau. Jika suatu satu saat terjadi kerusakan anda tidak akan kesulitan serta menghemat biaya yang dikeluarkan.

SHARE
Previous articleG-Shock. Beli yang KW apa Original?
Next articleTips Mengatasi HP yang Terkena Air
Berdiri pada tahun 1994, Butik Dukomsel memulai geliat usahanya dengan menjual ponsel berjaringan AMPS. Setelah itu melebarkan ekspansinya dengan menyediakan pilihan ponsel GSM setelah sistem selular digital diperkenalkan pada tahun 1995. Kini, setelah 20 tahun berdiri, Butik Dukomsel semakin meruncingkan kukunya dengan menjajakan produk lain seperti notebook, kamera, smartphone, sampai produk jam tangan legendaris asal Jepang, Casio.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY